NEGERI IMPIANKU
18 October 2008 at 8:41 pm | In impian | 16 CommentsTags: CITA-CITA, KEINGINAN
London (ejaan Inggris: [ˈlʌndən]) adalah ibu kota Inggris dan Britania Raya. Kota yang dibangun oleh orang Romawi di masa lampau dan dulu disebut Londinium ini pada 1 Januari 2005 berpenduduk sekitar 7,4 juta jiwa di daerah London Raya dan berjuta-juta jiwa lagi di daerah metropolitannya.
Penduduk London terdiri dari berbagai macam etnik, budaya, dan agama, serta berbicara dalam hampir 300 bahasa, yang menjadikannya kota paling kosmopolitan dan dinamis di dunia. Penduduk London biasa menyebut dirinya Londoner.
London juga merupakan basis berbagai organisasi, institusi dan perusahaan yang berpengaruh di dunia. London juga merupakan percampuran antara tradisi dan teknologi, serta salah satu tujuan wisata utama.
London termasuk salah satu kota besar di dunia bersama New York, Paris, dan Tokyo. London juga sangat berkembang dalam berbagai bidang seperti finansial, komunikasi, dan seni. London juga memiliki berbagai kastil, museum, teater, gedung konser, galeri, bandara, stadion olah raga, dan istana.
Pada 6 Juli 2005, London berhasil mendapatkan hak menyelenggarakan Olimpiade 2012. Sebelumnya, London juga pernah menyelenggarakan Olimpiade 1908 dan Olimpiade 1948
Geografi
London Raya meliputi daerah seluas 609 mil persegi atau 1.579 km². Awalnya, London didirikan di daerah utara Sungai Thames dengan sebuah jembatan, London Bridge. Pada abad ke-18 saat banyak jembatan dibangun, London mulai berkembang ke segala arah.
Sejarah
Nama London diperkirakan berasal dari Londinium dalam bahasa Latin. Kota yang didirikan orang Romawi ini menjadi ibukota bagi provinsi Brittania pada masa kekuasaan Romawi di Inggris.
Setelah Kekaisaran Romawi jatuh, kota ini ditinggalkan dan pada abad ke-7, sebuah kota Saxon berdiri sekitar 1 mil di barat Aldwych modern dengan nama Lundenwic. Kota London Romawi dihuni kembali sekitar abad ke-9 dan 10.
Dalam perkembangannya, Westminster yang tadinya sebuah kota sendiri, berkembang bersama dengan London dan menjadi kota terbesar di Inggris walaupun belum menjadi ibukota. Ibukota Inggris sampai sekitar abad ke-12 adalah Winchester.
Transportasi Darat
Rel
London Underground adalah jaringan kereta bawah tanah yang tertua di dunia dan mungkin juga tersibuk dengan 3 juta pengguna per hari. Namun, belakangan mulai terlihat penurunan layanan seperti kepadatan dan keterlambatan kereta karena kurang investasi.
Layanan kereta ke daratan Eropa dilayani lewat Channel Tunnel yang menyeberangi Selat Dover.
Transportasi Udara
London dilayani oleh sekitar 6 bandara dengan 3 buah di dalam batas London Raya dan 3 di luar. Yang terbesar adalah Heathrow yang menjadi bandara utama dan sebuah hub penerbangan yang penting. Karena posisinya di dalam batas London Raya, proyek perluasannya selalu mendapat perlawanan. Walau begitu, Terminal 5 yang sedang dibangun akan dibuka pada 2008.
Bandara internasional London lainnya adalah Gatwick dan Stansted yang per tahun melayani masing-masing 30 juta dan 20 juta penumpang. Tiga bandara lainnya adalah Biggin Hill, London City Airport dan Bandara Luton London.
Transportasi Air
Sungai Thames bisa dilalui kapal yang melaut sampai sekitar London Bridge dan oleh kapal-kapal kecil sampai keluar batas London Raya. Awalnya, transportasi air adalah salah satu transportasi utama di London namun sekarang lalu lintas air hanya dipakai sebagai wisata.
London juga mempunyai jaringan kanal, termasuk Kanal Regent’s yang menghubungkan Thames ke Grand Union Canal.
Pariwisata

London terkenal sebagai salah satu tujuan wisata favorit di dunia dengan berbagai atraksi baik yang berasal dari masa lampau maupun yang sangat modern. Beberapa objek wisata yang terkenal adalah
•Buckingham Palace
Buckingham Palace adalah kediaman resmi[1] ratu Inggris[2] di London. Istana ini adalah tempat untuk peristiwa-peristiwa kenegaraan, tempat menyambut tamu negara, dan tempat kunjungan pariwisata. Seringkali dalam masa-masa kegembiraan, krisis atau perkabungan, tempat ini juga menjadi pusat berkumpul untuk masyarakat Britania Raya.
Bangunan ini sebelumnya dikenal dengan nama Buckingham House, gedung yang dipergunakan sekarang ini dan menjadi tempat kunjungan dari para wisatawan asing, sebenarnya adalah sebuah balai kota yang dibangun untuk Duke of Buckingham pada tahun 1703 dan diambil alih oleh George III pada tahun 1761[3] dan dijadikan sebagai rumah pribadi yang dikenal sebagai “The Queen’s House”. Bangunan ini sudah mengalami pengembangan dari sejak dibangun, secara dasar oleh arsitek John Nash dan Edward Blore, sehingga menghasilkan tiga gedung sayap tambahan dari halaman tengah.
Buckingham Palace akhirnya menjadi kediaman resmi dari keluarha kerajaan Britania Raya sejak pengangkatan Ratu Victoria pada tahun 1837. Penambahan terakhir dari gedung ini dibuat pada akhir abad ke-19 dan awal dari abad ke-20, termasuk didalamnya bagian depan yang sering kita lihat sekarang dari Buckingham Palace. Bangunan ini juga masih beberapa kali direferensikan sebagai “Buck House”.
Desain interiornya didominasi oleh hiasan yang berasal dari awal abad ke-19, dimana masih banyak juga yang dipajang hingga sekarang, termasuk penggunaan warna-warna cerah yang dikenal dengan teknikscagliola dan biru serta merah jambu lapis, yang merupakan saran dari Sir Charles Long. King Edward VII melakukan perubahan perubahan dekorasinya dan menambahkan Belle epoque cream dan warna-warna keemasan. Banyak ruangan untuk menerima tamu dalam ukuran kecil yang dilengkapi dengan furnitur-furnitur China yang dibawa dari Royal Pavilion yang terletak di Brighton dan dari Carlton House setelah wafatnya King George IV.
Buckingham Palace Garden adalah taman milik pribadi yang terbesar di London, dimana desainnya dirancang oleh ahli pertamanan, Capability Brown, namun dirancang ulang oleh William Townsend Aiton dari Kew Gardens dan John Nash. Danau buatannya selesai dibuat pada tahun 1828 dan diisi air dari Serpentine, sebuah danau yang terletak di Hyde Park.
Didalam gedung ini juga ada satu ruangan yang dipergunakan sebagai ruangan kerja dari Queen Elizabeth II dan keluarga kerajaan untuk acara maupun jamuan resmi kenegaraan. Gedung ini merupakan salah satu gedung yang sangat popular dan dikunjungi oleh wisatawan tak kurang dari 50,000 orang per tahunnya untuk menghadiri jamuan makan malam, makan siang, resepsi dan pesta-pesta resmi keluarga kerajaan.
Sejarah
Buckingham House, c.1710, didesain oleh William Winde untuk kediaman dari Duke of Buckingham dan Normanby yang pertama. Façade ini sekarang merupakan bagian dari “Grand Entrance” di sebelah barat dalam dari “quadrangle”, dengan ruangan “Green Drawing” diatasnya.
Areanya
Pada Abad Pertengahan, area Buckingham Palace membentuk area dari “Manor of Ebury” (yang juga dikenal dengan “Eia”). Namun area tersebut sekarang sudah menjadi satu dengan sungai Tyburn, yang masih mengalir hingga sekarang, di arah Selatan dari istana. Kepemilikan dari area ini pernah berpindah tangan beberapa kali, dari Edward the Confessor, Edith of Wessex pada akhir-akhir jaman Saxon, dan sesudah Norman Conquest, William the Conqueror. William kemudian memberikan area ini kepada Geoffrey de Mandeville, yang menyerahkannya kepada biarawan dari Westminster Abbey.[4]
Pada tahun 1531, Henry VIII mengakusisi Rumah Sakit St James (yang nantinya dikenal sebagai St. James’s Palace) dari Eton College, dan pada tahun 1536 ia membeli Manor of Ebury dari Westminster Abbey. Proses ini menjadikan area Buckingham Palace kembali ke tangan kerajaan untuk pertama kali sejak William “Sang Penakluk” memberikannya kepada orang lain selama kurun waktu tidak kurang dari 500 tahun lamanya.
Berbagai macam pemilik pernah menyewanya dari pada tuan tanah dan itu adalah hal yang lazim dilakukan pada sekitar abad ke-17-an, dimana setelah itu, kawasan desa lama dari Eye Cross telah berubah menjadi “decay”, dan area tersebut pada umumnya adalah area buangan.[5] Karena membutuhkan uang, James I menjual sebagian area dari Crown freehold tapi tetap memiliki bagian lainya yang terdiri atas empat hektar kebun mulberry untuk membuat sutra. (Area ini terletak pada arah sudut Barat Daya dari areanya yang sekarang dikenal.)
Catatan kaki
1. ^ Tepatnya, Istana ini terletak di City of Westminster.
2. ^ Sebenarnya keluarga kerajaan ratu Inggris masih tinggal di St. James’s Palace. Ketika para duta besar negara sahabat mengasumsikan bahwa sebagai wakil baru dari negeri mereka diterima oleh lingkungan kerajaan di Buckingham Palace, namun sebenarnya mereka diterima oleh keluarga kerajaan yang tinggal di “Court of St. James’s Palace”. Anomali ini terus berkelanjutan sebagai wujud tradisi yang ada di Buckingham Palace.
3. ^ Robinson, halaman 14.
4. ^ Topografi dari area tersebut dan kepemilikannya tercantum dalam dokumen “Wright”, bab 1-4
^ Wright, pp. 76-8
• Downing Street nomor 10, 11, dan 12
• Hyde Park
Taman Hyde (bahasa Inggris: Hyde Park) adalah salah satu taman terbesar di pusat London, Inggris dan salah satu Taman Diraja London, termasyhur dengan Sudut Penuturnya.
Taman ini dibagi dua oleh Danau Serpentine. Taman ini menyambung dengan Taman Kensington yang sering dianggap sebagai bagian dari Taman Hyde, namun secara teknis keduanya merupakan taman yang terpisah. Luas Taman Hyde adalah 1,4 km² dan Taman Kensington adalah 1,1 km² jumlah luas kawasannya 2,5 km².
Taman ini adalah tempat dilaksanakannya The Great Exhibition (Pameran Raya) pada tahun 1851, dan di taman ini didirikan gedung kaca bernama The Crystal Palace yang dirancang oleh Joseph Paxton.
Taman ini sering menjadi lokasi unjuk rasa massal. The Chartists, the Suffragettes dan Koalisi ‘”Stop The War telah mengadakan unjuk rasa di taman ini.
Pada pengeboman Taman Hyde dan Taman Regents yang terjadi pada 20 Juli 1982, dua bom yang dikaitkan dengan Tentara Republik Irlandia Sementara menyebabkan kematian delapan anggota Household Cavalry dan Royal Green Jackets dan tujuh kuda.
Tempat-tempat minat pelawat
Tempat-tempat minat pelawat termasuk Sudut Penutur (terletak di timur laut dekat Marble Arch), yang mana ia adalah tempat bekas gallow Tyburn, dan Rotten Row, yang berada di sebelah utara tampak Istana Crystal. Di sebelah tenggara adalah Hyde Park Corner. Selatan Tasik Serpentine adalah peringatan Diana, Putri Wales, sebuah air pancur batu bujur dibuka pada 20 Juli 2004. Suatu spesimen mengagumkan kekhairanan botanikal adalah Pantai Weeping, Fagus sylvatica pendula, dikenangkan sebagai “pokok terbalik” (ilustrasi). Di seberang Hyde Park Corner terdiri salah satu hotel termewah di London, The Lanesborough, yang memberikan suite teratasnya £8,000 tiap malam.
Stanhope Lodge (Decimus Burton, 1824-25) di Pintu Stanhope,[1] dirobohkan untuk melebarkan Park Lane, adalah dahulunya rumah Samuel Parkes yang memenangi Victoria Cross untuk Charge of the Light Brigade. Parkes kemudian menjadi Inspector of the Park Constables of the Park dan meninggal dunia di the Lodge pada 14 November 1864.
Fotografi untuk album Beatles for Sale Beatles telah mengambil tempat di Taman Hyde pada musim gugur 1964.
Konset
Hyde Park telah menjadi tempat untuk sesetengah konset rock masyhur, termasuk yang mencirikan Jethro Tull (1968), Blind Faith (1969), The Rolling Stones (1969), King Crimson (1969), Pink Floyd (1970), Grand Funk Railroad (1971), Roy Harper (1971), Pavarotti (1991), The Who (1996), Eric Clapton (1996), Michael Flatley (1998), Bon Jovi (2003), Shania Twain (2003), Red Hot Chili Peppers (2004), Live 8 (2005), Queen and Paul Rodgers (2005), Depeche Mode (2006), Foo Fighters (2006), Aerosmith (2007) dan White Stripes (2007). Lebih daripada 150,000 orang menghadiri konset Queen pada 1976 [1] and Capital 95.8 Pesta di Taman.
Pengangkutan
Terdapat lima stasiun London Underground yang terletak di atau dekat tepian Taman Hyde – sesuai arah jam bermula dari tenggara:
• Hyde Park Corner tube station
• Knightsbridge tube station
• Queensway tube station
• Lancaster Gate tube station
• Marble Arch tube station
Catatan
1. ^ Burton juga membekalkan lodge di Cumberland dan Pintu Grosvenor. (Colvin 1995:”Decimus Burton”.)
• London Eye
British Airways London Eye atau disebut juga Millennium Wheel adalah sebuah roda observasi yang terbesar di dunia setinggi 135 meter atau 443 kaki. London Eye berputar di atas Sungai Thames, London, Britania Raya dan mulai beroperasi pada akhir 1999.
Sejarah
London Eye dirancang oleh arsitek David Marks dan Julia Barfield dengan 32 buah kapsul observasi tertutup yang ber-Air Conditioner di sisi luar lingkarannya. London Eye berputar dengan kecepatan 0,26 meter/detik dan satu kali keliling memakan waktu sekitar 30 menit atau setengah jam. Dengan kecepatan tersebut, London Eye tidak perlu berhenti saat penumpang akan masuk kecuali untuk yang kurang mampu.
Roda ini dibangun per bagian yang kemudian diapungkan dan dirakit di Sungai Thames. Penegakan terdiri dari dua tahap. Tahap pertama, roda ditegakkan 2° per jam sampai mencapai 65°. Seminggu kemudian, tahap kedua dilaksanakan.
The Eye, sebutan untuk London Eye, diresmikan oleh Perdana Menteri Britania Raya Tony Blair pada 31 Desember 1999 namun baru dibuka untuk publik pada Maret 2000 karena masalah teknis.
London Eye dioperasikan oleh Tussauds Group dan disponsori British Airways yang menggunakan istilah fly dan flight untuk menggambarkan perjalanan di London Eye. Seiring berjalannya waktu, London Eye menjadi objek pariwisata yang terkenal dan menjadi ikon London. Warga London pun menyambut hangat London Eye, lebih hangat dari sambutan terhadap Millennium Dome, dan sampai Juli 2002 8,5 juta orang telah “terbang” di London Eye.
Rekor London Eye sebagai roda observasi tertinggi di dunia dalam Guinness Book of Records akan segera tersaingi karena popularitas London Eye menginspirasikan pembangunan struktur serupa di berbagai tempat. Las Vegas merencanakan membangun sebuah roda observasi setinggi 170 m dan Shanghai juga berniat membangun setinggi 200 m.
Stasiun Terdekat
London Eye terletak dekat stasiun London Underground berikut
• Stasiun Waterloo
• Stasiun Westminster
London Eye dalam Hiburan
• Dalam The Amazing Race 8, peserta harus “terbang” di London Eye untuk menemukan bendera petunjuk berikutnya dan kemudian lari ke tempat tersebut.
• Dalam The Simpsons, Homer Simpson dan Marge pergi ke London dan menaiki London Eye untuk mencari anak mereka dalam episode The Regina Monologues.
• London Eye terlihat juga di film Thunderbirds (2004).
• Madame Tussauud’s
• Millennium Dome
• Palace of Westminster dan Big Ben
• Piccadilly Circus
• Royal Greenwich Observatory dan Meridian Greenwich
• St. James Park
• Tower Bridge
• Tower of London
Yang Mulia Istana dan Benteng Kerajaan, lebih umum disebut sebagai Menara London adalah monumen bersejarah yang terletak di pusat kota London, di tepi utara sungai Thames. Menara ini terletak di dalam kawasan London Borough of Tower Hamlets dan terpisah dari ujung timur kota London oleh ruang terbuka yang dikenal sebagai Tower Hill. Fungsi utama menara ini adalah benteng, istana kerajaan, dan penjara.
• Trafalgar Square dan Nelson’s Column
• Westminster Abbey
The Collegiate Church of St Peter, Westminster, yang lebih dikenal dengan nama Westminster Abbey, adalah sebuah gereja dengan arsitektur Gothic di Westminster, London, di sebelah barat Palace of Westminster. Gereja ini adalah tempat tradisional penobatan raja dan ratu Inggris dan juga pemakaman mereka.
Yang dimakamkan di sini
Nave
• Clement Attlee, 1st Earl Attlee
• Angela Georgina Burdett-Coutts
• Thomas Cochrane, 10th Earl of Dundonald
• Charles Darwin
• Saint Edward the Confessor
• George Graham
• Ben Jonson
• David Livingstone
• James Clerk Maxwell
• Sir Isaac Newton
• Ernest Rutherford, 1st Baron Rutherford
• Ludovic Stewart, 2nd Duke of Lennox
• J.J. Thomson
• William Thomson, 1st Baron Kelvin
• Thomas Tompion
• The Unknown Warrior
• George Villiers, 1st Duke of Buckingham
• Charles Lyell
Transept utara
• William Ewart Gladstone
• William Pitt, 1st Earl of Chatham
• William Pitt the Younger
Transept selatan
Poets’ Corner
• Robert Adam
• Robert Browning
• William Camden
• Thomas Campbell
• Geoffrey Chaucer
• William Congreve
• Abraham Cowley
• William Davenant
• Charles Dickens
• John Dryden
• Adam Fox
• David Garrick
• John Gay
• George Frederick Handel
• Thomas Hardy
• Dr Samuel Johnson
• Rudyard Kipling
• Thomas Macaulay
• John Masefield
• Laurence Olivier, Baron Olivier
• Thomas Parr
• Dante Rossetti
• Richard Brinsley Sheridan
• Edmund Spenser
• Alfred Tennyson, 1st Baron Tennyson
Cloisters
• Aphra Behn
North Choir Aisle
• Henry Purcell
Ralph Vaughan Williams
16 Comments »
RSS feed for comments on this post. TrackBack URI
Leave a comment
Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.

















Kapan ya bisa kesana????
Comment by bloGEsam — 2 November 2008 #
Wee… aku jdi pengen ke London…
kamu suka nggak tuh sama lagunya The Changcuters??
Comment by liecha — 5 November 2008 #
@ liecha
aku suka ma lagunya The Changcuters yang hijrah ke london
Comment by frahasti — 9 November 2008 #
@bloGEsam
aku juga ingin pergi kesana
Comment by frahasti — 9 November 2008 #
vi nyanyi lagunya the changcuters aja
yang london
hehehehehe
Comment by estu — 26 November 2008 #
entah kapan ya allah…. akupun memimpikannya, tapi bukan karena ke glamourannya. aku lebih senang berkunjung ke tempat-tempat yang bernuansa alaminya disana.dan winter…. satu season yang di ciptakan sang maha kuasa yang ingin aku rasakan, ingin ku rasakan desiran angin dinginnya….
Comment by nicky — 27 November 2008 #
@ estu
aku dah bosen ma lagunya
@ nicky
sama aku juga ingin
Comment by frahasti — 27 November 2008 #
wah… wah…. changcut banget tuh….
suka ya ama band itu?
klo cita2ku sih pingin ke Jerman…
dari kelas 5 SD.
Comment by chris... — 5 December 2008 #
IngGris eMank neGri iaNg ’sO aMaziNg’..!!
Comment by qnuun — 6 December 2008 #
LONDON LONDON…..INGIN KU SANA
INGGRIS adalah negara asalku aku di sana saat aku masih bekerja sebagai pebantu di rumah seorang pesepak bola handal yaitu wayne rooney.
nTar kLo aKu MUdiK ke SaNa Kamu Tak kaBAri yo????????
ha.ha.ha…ha…ha…ha….
Comment by Si Bodoh — 6 December 2008 #
@ christin
aku do’ain moga kamu bisa ke jerman
@ qnuun
inggris itu memang negri yang amazing
@ si bodoh
ok deh kalau kamu kesana jangan lupa kabari aku
Comment by frahasti — 8 December 2008 #
London..london..ingin ku ke sana *halah*
btw,makasih ya udah ke blog ku. :p
salam knal.
Comment by 。satya 。 — 8 December 2008 #
assalamualaikum… salam kenal ya
makasih dah mampir di blogku. moga bisa ke negri impiannya ya
Comment by Dalila Sadida — 8 December 2008 #
@ satya
suka lagu the changcuters ya
Comment by frahasti — 10 December 2008 #
waduhh panjang bgt artikelnya…
Aq do’ain dech Qmu bisa kesana…
Comment by ersaana — 27 January 2009 #
@ ersaana
Amin….
semoga impian kamu juga terwujud
Comment by frahasti — 31 January 2009 #